Selasa, 22 November 2011

Komunikasi Nonverbal


Definisi dan Batasan Komunikasi Nonverbal
Secara sederhana, komunikasi nonverbal dapat didefinisikan sebagai berikut, Non berarti tidak, verbal bermakna kata-kata (words), sehingga komunikasi nonverbal dimaknai sebagai komunikasi tanpa kata-kata.
Menurut Adler dan Rodman dalam bukunya Understanding Human Communication, batasan yg sederhana tersebut merupakan langkah awal untuk membedakan apa yg disebut dengan vocal communication yaitu tindak komunikasi yg menggunakan mulut dan verbal communication yaitu tindak komunikasi yg menggunakan kata-kata. Dengan demikian, definisi kerja dari komunikasi nonverbal adalah pesan lisan dan bukan lisan yg dinyatakan melalui alat lain di luar alat kebahasaan.

Perbedaan antara Komunikasi Verbal dan Nonverbal
Antara komunikasi verbal dan nonverbal merupakan satu kesatuan yg tidak dapat dipisahkan, dalam arti, kedua bahasa tersebut bekerja bersama-sama untuk menciptakan suatu makna. Namun, keduanya juga memiliki perbedaan-perbedaan. Dalam pemikiran Don Stacks dan kawan-kawan, ada 3 perbedaan utama di antara keduanya yaitu, kesengajaan pesan (the intentionality of the message), tingkat simbolisme dalam tindakanatau pesan (the degree of symbolism in act or message), dan pemrosesan mekanisme (processing mechanism). Uraiannya:

A Kesengajaan (intentionality)
Satu perbedaan utama antara komunikasi verbal dan nonverbal adalah persepsi mengenai niat (intent). Pada umumnya ini menjadi lebih penting ketika kita membicarakan lambing atau kode verbal.

B. Perbedaan-perbedaan simbolik (symbolic difference)
Kadang-kadang niat atau intent ini dapat dipahami karena beberapa dampak simbolik dari komunikasi kita. Misalnya, memakai pakaian dengan warna atau model tertentu, mungkin akan dipahami sebagai suatu ‘pesan’ oleh orang lain.
Komunikasi verbal lebih spesifik dari bahasa nonverbal, dalam arti ia dapat dipakai untuk membedakan hal-hal yg sama dalam sebuah cara yg berubah-ubah, sedangkan bahasa nonverbal lebih mengarah pada reaksi-reaksi alami seperti perasaan atau emosi.

C. Mekanisme pemrosesan (processing mechanism)
Semua informasi termasuk komunikasi diproses melalui otak, kemudian otak kita menafsirkan informasi ini lewat pikiran yg berfungsi mengendalikan perilaku-perilaku fisiologis (reflex) dan sosiologis (perilaku yg dipelajari dan perilaku sosial).

Jenis – jenis komunikasi nonverbal

~ Komunikasi Objek
Komunikasi objek yang paling umum adalah penggunaan pakaian. Orang sering dinilai dari jenis pakaian yang digunakannya, walaupun ini dianggap termasuk salah satu bentuk stereotipe. Misalnya orang sering lebih menyukai orang lain yang cara berpakaiannya menarik. Selain itu, dalam wawancara pekerjaan seseorang yang berpakaian cenderung lebih mudah mendapat pekerjaan daripada yang tidak. Contoh lain dari penggunaan komunikasi objek adalah seragam.

~ Sentuhan
Haptik adalah bidang yang mempelajari sentuhan sebagai komunikasi nonverbal. Sentuhan dapat termasuk: bersalaman, menggenggam tangan, berciuman, sentuhan di punggung, mengelus-elus, pukulan, dan lain-lain. Masing-masing bentuk komunikasi ini menyampaikan pesan tentang tujuan atau perasaan dari sang penyentuh. Sentuhan juga dapat menyebabkan suatu perasaan pada sang penerima sentuhan, baik positif ataupun negatif.

~ Kronemik
Kronemik adalah bidang yang mempelajari penggunaan waktu dalam komunikasi nonverbal. Penggunaan waktu dalam komunikasi nonverbal meliputi durasi yang dianggap cocok bagi suatu aktivitas, banyaknya aktivitas yang dianggap patut dilakukan dalam jangka waktu tertentu, serta ketepatan waktu (punctuality).

~ Gerakan Tubuh
Dalam komunikasi nonverbal, kinesik atau gerakan tubuh meliputi kontak mata, ekspresi wajah, isyarat, dan sikap tubuh. Gerakan tubuh biasanya digunakan untuk menggantikan suatu kata atau frase, misalnya mengangguk untuk mengatakan ya; untuk mengilustrasikan atau menjelaskan sesuatu; menunjukkan perasaan, misalnya memukul meja untuk menunjukkan kemarahan; untuk mengatur atau menngendalikan jalannya percakapan; atau untuk melepaskan ketegangan.

~ Vokalik
Vokalik atau paralanguage adalah unsur nonverbal dalam suatu ucapan, yaitu cara berbicara. Ilmu yang mempelajari hal ini disebut paralinguistik. Contohnya adalah nada bicara, nada suara, keras atau lemahnya suara, kecepatan berbicara, kualitas suara, intonasi, dan lain-lain. Selain itu, penggunaan suara-suara pengisi seperti "mm", "e", "o", "um", saat berbicara juga tergolong unsur vokalik, dan dalam komunikasi yang baik hal-hal seperti ini harus dihindari.

Sumber: Teori Komunikasi, Sasa Djuarsa Sendjaja

Senin, 21 November 2011

Informasi, Pesan, dan Makna

~ Konsep dan Teori Informasi
Penemuan terbaru mengatakan bahwa bumi dihuni oleh makhluk hidup sejak emapt miliar tahun yang lalu. manusia memperoleh kemampuan fisik untuk berbicara, diketahui baru antara 90ribu dan 40ribu tahun yang lalu.Teknologi mikro elektronika telah menciptakan era informasi yang menjadi pilar ma
syarakat baru, disebut masyarakat informasi. Menurut Rogers (1986) masyarakat informasi adalah " suatu bangsa yang mayoritas angakatan kerjanya sudah menjadi pekerja informasi"
Konsep informasi menurut Aubrey Fisher (1986) ada tiga konsep yaitu :
1. informsi menunjukkan fakta atau data yang diperoleh selama proses komunikasi, Informasi dikonseptualisasikan sebagai kuantitas fisik yang dapat dipinfahkan daru satu titik ke titik yang lain.
2. Informasi menunjukkan makna data. Informasi merupakan arti atau makna yang t
erkandung dalam data peranan seseorang sangat dominan didalam memberian makna data.
3. Informasi sebagai jumlah ketidakpastian yang diukur dengan cara mereduksi sejumlah alternatif yang ada, keadaan yang semakin tidak menentu akan menimbulkan banyak alternatif informasi, yang dapat digunakan untuk mereduksi ketidakpastian itu.

~ Pesan dan Makna
Pesan adalah informasi namun tidak semua informasi adalah pesan Informasi dan pesan bersifat subjektif . Mengapa ? Karena informasi dan pesan tidak pernah bebas nilai(free value). sebagai contoh, selama perang teluk kedua (2003), televisi Aljazeera cenderung menyampaikan berita perang Irak dari sudut pandang mereka. dikatakan bahwa pasukan Sekutu (Amerika Serikat dan Inggris) sbegai invader ke Irak, Karena Irak merupakan negara yang berdaulat. sementara CNN memiliki sudut pandang yang berbeda di dalam memberitakan perang yang sama. CNN menyiarkan bahwa pasukan sekutu sebagai dewa pembenas bagi rakyat irak yang tertindas rejim Sadam Husain. Jelas sekali bahwa pesan yang di sampaikan punya tujuan yang berbeda , pesan disampaikan pada individu atau khalayak mempunyai tujuan untuk mengubah sikap,pendapat,dan perilaku individu atau khalayak.

Carl I. Hoveland (1953) mengungkapkan sebagai " Communication process is the process by which an individual (the communicator) transmits stimulus (ussually verbal symbol) to modifty the behavior or other individuals (the audience)"

~ Masalah bahasa dan komunikasi
Kualitas informasi sangat ditentukan oleh pengetahuan,pengalaman selera,dan iman seseorang yang mengolah situmulus menjadi informasi. 
 
Burch (1986) mengatakan bahwa sebuah informasi yang berkualitas sangat ditentukan oleh kecermatan,waktu dan relefansinya keakuratan informasi bila informasi tersebut terbebas dari bias.

Jung (1953) mengajukan teori mengenai bagaimana individu akan memilih data yang akan menjadi masukan, dan mengolahnya menjadi informasi.
 
Ada seseorang yang lebih percaya pada panca inderanya (pengamat untuk menangkap data) ada yang menangkap data secara intuitif melalui persepsi subjektifnya. pada pengolahan data terdapat dua pola, yaitu jenis pemikir dan perasa. Implikasi dari teori jung tersebut adalah bahwa data yang sama akan di olah menjadi informasi yang berbeda.
 
Sumber: Pengantar Ilmu Komunikasi, Dr. Wiryanto, MA

Prinsip Dasar Komunikasi yang Efektif

~ Karakteristik Sumber
Sumber merupakan salah satu faktor yang ikut menentukan keberhasilan komunikasi. Dalam hal ini, ada 3 (tiga) karakteristik sumber yang perlu diperhatikan yaitu:
a.         Credibility (kredibilitas)
Menunjuk pada suatu kondisi di mana si sumber dinilai mempunyai pengetahuan, keahlian, atau pengalaman yang relevan dengan topik pesan yang disampaikannya, sehingga pihak penerima menjadi percaya bahwa pesan yang disampaikannya itu bersifat objektif.
b.        Attractiveness (daya tarik)
Apabila sumber dinilai “menarik” oleh penerima, maka upaya meyakinkan dan persuasi akan lebih cepat berhasil karena adanya proses identifikasi dalam diri pihak penerima.
c.         Power (kekuasaan/kekuatan)
Secara umum dapat terjadi dalam empat cara, diantaranya kharisma, wibawa otoritas, kompetensi atau keahlian, compliance atau pemenuhan.
Dengan demikian dari segi sumber keberhasilan komunikasi ditentukan oleh kredibilitas, daya tarik, serta kekuatan/kekuasaannya untuk mempengaruhi pihak penerima.
                                           
~ Bentuk dan Teknik Perjanjian Pesan
Bentuk dan teknik penyajian pesan pada dasarnya mencakup 2 (dua) aspek: struktur dan daya tarik (appeals). Struktur pesan menunjuk pada cara mengorganisasikan elemen-elemen pokok dari pesan. Cara pengaturan struktur pesan mencakup 3 (tiga) hal:
1.        Sisi pesan (Message sidedness)
Pesan dapat di susun secara satu sisi (one sided) atau dua sisi (two sided).  Penyusunan yang satu sisi memberikan penekanan hanya pada posisi kepentingan pihak pengirim pesan. Biasanya yang ditonjolkan hanya hal-hal yang menyangkut kekuatan/kelebihan atau aspek positif dari suatu ide atau produk yang akan dikomunikasikan. Sementara pada penyusunan pesan yang bersifat dua sisi (two sided), disamping segi kekuatan dan aspek positif hal-hal yang merupakan kekurangan/kelemahan atau aspek-aspek negative dari suatu ide atau produk yang akan dikomunikasikan  juga ditampilkan.
2.        Urutan Penyajian (Order of presentation)
Climax versus anti climax order berkaitan dengan teknik penyajian pesan yang bersifat satu sisi (one sided). Model climax order menunjuk pada cara penyusunan pesan, dimana argument terpenting/terkuat dari isi pesan ditempatkan pada bagian akhir. Jika argument tersebut ditempatkan pada bagian awal, disebut sebagai anti climax order, semenjtara jika ditempatkan di tengah-tengah disebut sebagai pyramidal order. Recency and primacy model berkaitan dengan penyajian pesan yang bersifat dua sisi (two sided). Primacy model menunjuk pada teknik penyajian atau penyusunan pesan di mana spek-aspek positif kekuatan dari ide satu produk ditempatkan pada bagian awal, jika aspek-aspek positif/kekuatan dari ide atau produk tersebut ditempatkan di bagian akhir disebut recency model.
3.        Penarikan kesimpulan (Drawing a conclusion)
Penarikan kesimpulan atas isi penjelasan tentang suatu ide atau produk yang dikomunikasikan dapat dilakukan secara langsung dan jelas (eksplisit) dalam arti bahwa dapat juga dilakukan secara tidak langsung (implisit) dalam arti bahwa penarikan kesimpulan diserahkan kepada pihak khalayak sendiri.

Sementara itu, ada 4 (empat) pendekatan yang dapat dipergunakan agar penyajian pesan menarik perhatian khalayak. Keempat pendekatan tersebut adalah: fear appeals, Rational appeals, emotional appeals, dan pendekatan humoris.

~ Karakteristik Saluran Komunikasi
Terdapat tiga saluran komunikasi yang dapat dipergunakan dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat: saluran komunikasi personal, media massa dan media tradisional. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri. Kombinasi penggunaan dari ketiga saluran komunikasi tersebut akan menghasilkan dampak yang lebih optimal.
Pemilihan satu atau beberapa media sebaiknya didasarkan atas 2 (dua) pertimbangan. Pertama, pertimbangan yang menyangkut karakteristik media. Kedua, pertimbangan yang menyangkut karakteristik isi dan penyajian pesan yang akan disampaikan (karakteristik kreatif).

~ Karakteristik Khalayak
Khalayak (audience), juga merupakan faktor penentu keberhasilan komunikasi. Karena, bagi komunikasi tentunya patokan keberhasilan upaya komunikasi yang di lakukan itu merupakan pesan-pesan yang disampaikan melalui suatu saluran medium dapat diterima/sampai ke khalayak sasaran, dipahami dan mendapatkan tanggapan positif, dalam arti sesuai dengan harapan"si komunikator. Khalayak bukanlah merupakan sekumpulan dari individu-individu yang bersikap dan bertindak “pasif”. Mereka aktif dan juga selektif. Terhadap isi pesan yang sama, boleh jadi akan terdapat perbedaan-perbedaan di kalangan khalayak mengenai perhatian, pemahaman, tanggapan serta tindakan yang timbul. Dalam hal ini Schramm (1974) menyatakan dengan tegas bahwa seorang perancang komunikasi yang baik tidak akan memulai upayanya dari "apa yang harus dikatakan", “saluran apa yang akan dipergunakan”, atau "bagaimana cara mengatakannya", melainkan terlebih dahulu mempertanyakan "Siapa yang akan menjadi saluran penyampaian pesan". Dalam proses komunikasi massa (komunikasi melalui media massa) irmplikasi dari pernyataan Schramm tersebut bahwa sebelum komunikasi mempengaruhi khalayak melalui pesan-pesan yang disebarluaskannya, khalayak telah terlebih dahulu mempengaruhi komunikator. Komunikator akan berubah mengumpulkan data dan informasi mengenai karakteristik dari para warga khalayak yang akan dijadikan sasarannya. Atas dasar hal-hal inilah baru komunikator. Komunikator akan berusaha menyimpulkan data dan informasi mengenai karakteristik dari para warga khalayak yang akan dijadikan sasarannya. Atas dasar hal-hal inilah baru komunikator akan dapat menentukan "apa" yang akan disampaikan dan "bagaimana" cara menyampaikannya.
Sumber: Pengantar Ilmu Komunikasi, Sasa Djuarsa Sendjaja

Minggu, 30 Oktober 2011

Proses Komunikasi


Proses komunikasi melibatkan 4 unsur utama:
1.      1. Sumber / Pengirim pesan / komunikator / source / encoder
    Yaitu seseorang atau sekelompok orang yg mengambil inisiatif menyampaikan pesan.
2.     2.  Pesan / Informasi / Message
    Biasanya dalam bentuk lambang atau tanda seperti kata-kata tertulis secara lisan, gambar, dan angka.
3.     3.  Saluran / Media / Channel
    Yaitu sesuatu yg dipakai sebagai alat penyampaian / pengirim pesan. (contoh TV. Telepon, HP)
4.      4. Penerima / Komunikan / receiver / decoder
    Yaitu seseorang atau sekelompok orang yg menjadi sasaran penerima pesan.

Selain 4 unsur utama ada faktor lain yg juga penting dalam proses komunikasi, yaitu:
1.      1. Response
    Tindakan yg diambil komunikan setelah dia menerima pesan.
2.     2.  Umpan Balik / Feedback
    Lanjutan dari tindakan yg diambil komunikan yg berpengaruh pada kounikator.
3.     3. Noise / Gangguan
   Adalah faktor-faktor fisik ataupun psikologis yg dapat mengganggu atau menghambat kelancaran proses   komunikasi. Contoh faktor fisik : suara gaduh, gema suara atau segala sesuatu yg mengganggu konsentrasi  dan contoh faktor psikologis : marah, sedih, dan grogi.

Menurut “Wilbur Schramm” (1973), suatu proses atau kegiatan komunikasi akan berjalan dengan baik apabila terdapat Overlapping of Interest (Pertautan minat dan kepentingan) diantara komunikator dan komunikan. Untuk terjadinya Overlapping of Interest diperlukan adanya persamaan dalam hal kerangka referensi (Frame of Interest) dari kedua pelaku. Kerangka referensi menunjuk kepada tingkat pendidikan, pengetahuan, latar belakang budaya, kepentingan, orientasi. Semakin tinggi tingkat persamaan dalam hal kerangka referensi, semakin besar pula Overlapping of Interest, dan semakin mudah proses komunikasi berlangsung.

Tujuan Komunikasi:
1.      Menemukan
Salah satu tujuan utama komunikasi adalah penemuan diri (personal discovery). Apabila berkomunikasi dengan orang lain, anda juga akan belajar mengenai diri sendiri selain juga orang lain.
2.      Berhubungan
Salah satu tujuan yg paling kuat adalah berhubungan dengan orang lain (membina memelihara hubungan dengan orng lain). Kita ingin merasa dicintai dan disukai, kemudian kita juga ingin mencintai dan menyukai orang lain.
3.      Meyakinkan
Media massa dapat meyakinkan kita agar mengubah sikap dan perilaku kita. Media dapat hidup karena adanya dana dari iklan yg diarahkan untuk mendorong kita membeli berbagai produk.
4.      Hiburan
Kita menggunakan banyak perilaku komunikasi untuk bermain dan menghibur diri. Kita mendengar pelawak, musik, dan film sebagian besar untuk hiburan. Demikian pula banyak dari perilaku komunikasi kita dirancang untuk menghibur orang lain (menceritakan lelucon, mengutarakan sesuatu yg baru, dan mengaitkan dengan carita-cerita yg menarik).

Prinsip – prinsip komunikasi, yaitu:
1.      1. Komunikasi adalah suatu proses
Komunikasi adalah sesuatu yg bersifat dinamis, sirkular dan ridak berakhir pada suatu titik, tetapi harus berkelanjutan.

2.      2. Setiap perilaku mempunyai potensi komunikasi
Setiap orang tidak bebas nilai, pada saat orang tersebut tidak bermaksud mengkomunikasikan sesuatu, tetapi dimaknai oleh oang lain maka orang tersebut sudah terlibat dalam proses komunikasi. Contoh: Gerak tubuh, ekspresi wajah, dll.

3.      3. Komunikasi punya dimensi isi dan hubungan
Setiap pesan komunikasi mempunyai dimensi isi dimana dari dimensi isi ini kita bisa memprediksi dimensi hubungan yg ada diantara pihak-pihak yg melakukan proses komunikasi.

4.      4. Komunikasi itu berlangsung dalam berbagai tingkat kesengajaan
Setiap tindakan komunikasi yg dilakukan oleh seseorang bisa terjadi mulai dari tingkat kesengajaan yg rendah artinya tindakan komunikasi yg tidak direncanakan, sampai pada tindakan komunikasi yg betul-betul disengaja.

5.      5. Komunikasi terjadi dalam konteks ruang dan waktu
Pesan komunikasi yg dikirimkan oleh pihak komunikator baik secara verbal maupun non-verbal disesuaikan dengan tempat, dimana proses komunikasi itu berlangsung, kepada siapa pesan itu dikirim dan kapan komunikasi itu berlangsung.

6.      6. Komunikasi melibatkan prediksi peserta komunikasi
Tidak dapat di bayangkan jika orang melakukan tindakan komunikasi diluar norma yg berlaku di masyarakat.

7.      7. Komunikasi itu bersifat sistemik
Dalam diri setiap orang mengandung sisi internal yg dipengaruhi oleh latar belakang budaya, nilai, adat, pengalaman, dan pendidikan.

8.      8. Semakin mirip latar belakang social budaya semakin efektiflah komunikasi
Jika dua orang melakukan komunikasi berasal dari suku yg sama, pendidikan yg sama, maka ada kecenderungan dua pihak tersebut mempunyai bahan yg sama untuk saling dikomunikasikan.

9.      9. Komunikasi bersifat nonsekuensial
Proses komunikasi bersifat sirkular dalam arti tidak berlangsung satu arah.

10.  10. Komunikasi bersifat prosesual, dinamis, dan transaksional
Maksudnya adalah komunikasi itu dinamis dan transaksional. Ada proses saling memberi dan menerima informasi diantara pihak-pihak yg melakukan komunikasi.

11.  11. Komunikasi bersifat irreversible
Setiap orang yg melakukan proses komunikasi tidak dapat mengontrol sedemikian rupa terhadap efek yg ditimbulkan oleh pesan yg dikirimkan.

12.  12. Komunikasi bukan panacea yg menyelesaikan berbagai masalah
Dalam arti bahwa komunikasi bukan satu-satunya obat mujarab yg dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah.

Tingkatan Komunikasi:
1.      1. Komunikasi Intra Pribadi
    Adalah komunikasi yg paling sering terjadi dan terjadinya di dalam diri masing-masing orang.
    Contoh: menggambar, menulis, berfikir, dll.
2.      2. Komunikasi Antar Pribadi
    Adalah komunikasi yg terjadi antar pribadi / orang.
    Contoh: Berdialog, Bertelpon, dll.
3.      3. Komunikasi Dalam Kelompok
    Adalah komunikasi yg terjadi di dalam kelompok.
    Contoh: sekelompok orang mendiskusikan sesuatu.
4.      4. Komunikasi Antar Kelompok / Organisasi
    Adalah komunikasi yg terjadi antar kelompok.
    Contoh: Presentasi kelompok di kelas.
5.      5. Komunikasi Organisasi
    Adalah komunikasi yg terjadi di dalam suatu organisasi.
    Contoh: Mengungkapkan pendapat ketika ada rapat.
6.      6. Komunikasi Masyarakat Luas
    Adalah komunikasi yg dilakukan seseorang sebagai komunikator dan masyarakat luas sebagai komunikan.
    Contoh: Pidato, Ceramah, dll.

Sumber: Pengantar Ilmu Komunikasi, Sasa Djuarsa Sendjaja

Kamis, 29 September 2011

Komunikasi Konsep dan Sejarah

Komunikasi adalah prasyarat kehidupan manusia. Tindakan komunikasi dilakukan dengan berbagai macam, secara "verbal" maupun "nonverbal", secara "langsung" maupun "tidak langsung". Komunkasi merupakan fungsi Vital dalam kehidupan manusia.
Contoh Peristiwa Komunikasi:
  •  Seorang bayi menangis, bayi berkomunikasi tidak dengan bahasa yg biasa, bayi menangis biasanya menunjukkan kalau dia lapar atau mengompol.
  • Pengendara di tilang karena melanggar peraturan, gerakan polantas meniup peluit dan menyuruh pengendara berhenti merupakan salah satu peristiwa komunkasi.
____________________________________________________________

DEFINSI KOMUNIKASI
Hovland, Janis, dan Kelley - 1995
  • Komunikasi adalah suatu proses melalui seseorang (komunikator) melalui stimulus (biasanya menggunakan kata-kata) dengan tujuan tertentu. 
Berelson & Steiner - 1964
  • Komunikasi adalah proses penyampaian informasi, gagasan, emosi, keahlian, dan lain-lainnya melalui penggunaan simbol-simbol, kata-kata, gambar-gambar, angka-angka, dan lain-lain.
 Lasswell - 1960
  • Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yg menjelaskan "siapa", "mengatakan apa", "dengan media apa", kepada siapa", dan "akibatnya apa".
Gode - 1959
  • Komunikasi adalah suatu proses membuat sesuatu dari semula dimiliki oleh seseorang (monopoli seseorang) menjadi dimiliki orang lain.
Ruesch - 1957
  • Komunikasi adalah suatu proses yg menghubungkan satu bagian dengan bagian lainnya dalam kehidupan.
Barnlund - 1964
  • Komunikasi timbul didorong oleh kebutuhan-kebutuhan untuk mengurangi ketidak pastian, bertindak secara efektif, mempertahan / memperkuat ego.
Weaver - 1949
  • Komunikasi adalah suatu prosedur dimana pikiran seseorang dapat mempengaruhi pikiran orang lain.
Kesimpulannya:
  • Komunikasi adalah suatu proses pembentukan, penyampaian, penerimaan, dan pengolahan yg terjadi dalam diri seseorang dan / atau diantara dua orang atau lebih dengan tujuan tertentu.
  ____________________________________________________________

Komunikasi tidak harus terjadi dalam arah atau sifat bervalensi positif. Tapi juga bisa bervalensi negatif atau juga netral.
  • Bervalensi Positif > Berita, Ilmu Pengetahuan
  • Bervalensi Negatif > Berkelahi, Saling Mengancan
  • Bervalensi Netral > Iklan
____________________________________________________________

SEJARAH KOMUNIKASI MANUSIA
Sejarah komunikasi dimulai sekitar 53.000 tahun sebelum masehi. Jaman ini disebut jaman cro-magon.

Menurut Rogers dibagi jadi 4 era:
1. Era Komunikasi Tulisan
  • 4000 SM Bangsa Sumeria Menulis dalam lembaran tanah liat.
  • Thn. 1401 - Phi Sheng di China menemukan sejenis alat cetak buku sederhana.
  • Thn. 1241 - Tulisan dalam lembaran tanah liat diganti ke lembaran metal di korea.
2. Era Komunikasi Cetakan

  • Thn. 1456 - Gutenberg menemukan alat mesin cetak (metal) hand press.
  • Thn. 1833 - Penerbitan surat kabar pertama Penny Press, The New York Sun.
  • Thn. 1839 - Daguere menemukan metode fotografi yg praktis untuk surat kabar.
3. Era Telekomunikasi
  • Thn. 1844 - Samuel Morse mengirim pesan pertama melalui alat Telegraph pertama.
  • Thn. 1875 - Alexander Graham Bell mengirimkan pesan pertama melalui pesawat telepon yg pertama.
  • Thn. 1895 - Guglielmo Marconi mengirim pesan pertama melalui radio.
  • Thn. 1912 - Lee De Forest menemukan Vacuum Tube.
  • Thn. 1920 - Siaran radio pertama oleh KDKA di Osburg, Amerika Serikat.
  • Thn. 1983 - RCA (Radio Corporation of America) di Amerika Serikat mendemonstrasikan TV.
  • Thn. 1941 - Siaran TV komersil pertama.
4. Era Komunikasi Interaktif
  • Thn. 1946 - Penemuan Mainframe Computer, ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Computer) dengan 18.000 vacuum tube oleh Universitas Pensylvania, Amerika Serikat.
  • Thn. 1947 - William Shocke, John Bardeen, dan Walter Britain menemukan radio transistor.
  • Thn. 1956 - Penemuan radio-tape oleh perusahaan Ampex, California, Amerika Serikat.
  • Thn. 1957 - Russia pertama kali meluncurkan satelit luar angkasa pertama Sputnik.
  • Thn. 1969 - Pesawat luar angkasa NASA (National Aeronautics and Space Administration) berpenumpang orang pertama kali mendarat di bulan yg dikendalikan oleh mini computer yg lebih kecil dari ENIAC.
  • Thn. 1971 - Ted Wolf menemukan micro processor sebuah unit pengendali komputer.
  • Thn. 1975 - Pemasaran micro computer pertama.
  • Thn. 1975 - HBO (Home Box Office) menyiarkan TV kabel pertama melalui satelit.
  • Thn. 1976 - Sistem Teletext pertama di perkenalkan oleh BBC (British Broadcasting Corporation).
  • Thn. 1977 - QUBE, sistemkabel interaktif pertama di perkenalkan di Colombus, Amerika Serikat.
  • Thn. 1979 - Sistem video-tape pertama di perkenalkan.
 ____________________________________________________________

SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU KOMUNIKASI

1. Periode Tradisi Retorika
  • Retorika sudah ada sebelum jama Yunani.
  • Retorika mengandung 3 unsur: Ethos (Karakter), Pathos (Pengalaman), Logos (Ucapan).
  • Aturan Retorika meliputi 5 unsur: Invento (urutan argumentasi), Dispositio (Pengaturan Ide), Eloquito (Gaya Bahasa), Memoria (Ingatan), Pronunciatio (cara penyampaian pesan).
  • Retorika arti luas, "Kemampuan manusisa menggunakan lambang - lambang untuk berkomunikasi satu sama lain".
2. Periode Pertumbuhan: 1900 - Perang Dunia II
  • Ilmu Komunikasi sebagai salah satu disiplin ilmu sosial, sedikitnya ada 3 perkembangan penting, (1) Penemuan Teknologi Komunikasi. (2) Proses industrialisasi dan modernisasi di negara - negara eropa. (3) Perang Dunia I dan II.
  • Diasumsikan bahwa peran komunikasi sangat nyata dalam kehidupan sosial.
3. Periode Konsolidasi: Perang Dunia II - 1960
  • Disebut Periode Konsolidasi karena di periode ini Ilmu Komunikasi sebagai Ilmu Pengetahuan Multi Disiplin, yg di tandai oleh 3 hal. (1) Adanya adopsi perbendaharaan istilah - istilah yg dipakai secara seragam. (2) Munculnya buku - buku yg membahas pengertian dan proses komunikasi. (3) Adanya konsep - konsep buku tentang dasar - dasar komunikasi.
4. Periode Teknologi Komunikasi
  • Pada Thn. 1960-an perkembangan komunikasi semakin kompleks dan mengarah kepada spesialisasi.
  • Menurut Rogers (1986) perkembangan studi komunikasi sebagai suatu disiplin telah memasuki periode Take Off.
  • Tanda Perkembangan, (1) Jumlah Universitas yg menyelenggarakan pendidikan komunikasi makin banyak dan tidak terhitung di negara maju dan negara berkembang. (2) Asosiasi di bidang ilmu komunikasi juga semakin banyak, (3) Banyaknya pusat penelitian dan pengembangan komunikasi.
5. Periode Teknologi Komunikasi dan Informasi (sekarang)
  • Tandanya, (1) Kemajuan parabola, satelit komunikasi, dan alat - alat komunikasi jarak jauh lainnya. (2) Tumbuhnya industri media yg tidak hanya bersifat Nasional tapi juga Regional dan Global.(3) Semakin gencar pembangunan ekonomi di seluruh negara. (4) Ketergantungan terhadap Ekonomi dan Politik Global / Internasional. (5) Semakin meluasnya Demokrasi (Liberalisasi) Ekonomi dan Politik,
  • Sebagai akibatnya, studi - studi komunikasi yg banyak dilakukan, di fokuskan kepada dampak sosial penggunaan teknologi media komunikasi, arus penyebaran dan pemusatan informasi regional dan global, aspek - aspek politik, ekonomi, informasi, kompetisi antar media. Dampak sosial dari teknologi interaksi seperti komputer, komunikasi manusia.
 ____________________________________________________________
SUMBER REFERENSI


http://cai.elearning.gunadarma.ac.id/webbasedmedia

Jumat, 23 September 2011

Tips Perawatan Komputer

  • Jangan mematikan komputer secara paksa dengan menekan tombol power, tunggulah sampai Windows benar-benar telah mati ter-shut down dengan sempurna.
Satu pengecualian adalah ketika komputer Anda crash dan terkunci (sering disebut juga dengan ‘hang’) dimana lampu indicator harddisk tidak berkedip yang menunjukkan bahwa harddisk sudah tidak bekerja. Dalam situasi ini, menekan tombol power off adalah satu-satunya cara. Cara seperti ini dapat mengakibatkan hilangnya data atau file Windows, lakukan cara ini bila benar-benar situasi harus membuat anda menekan tombol tersebut.
  • Gunakan UPS (uninteruptable power supply) untuk menjaga komputer dari crash selama listrik padam. UPS juga melindungi komputer dari turun naiknya tegangan. UPS yang dilengkapi dengan fitur “surge protector” akan melindungi komputer dari hampir semua jenis ganggunan pada tegangan listrik.
  • Backup, backup dan backup data. Gunakan dua drive yang terpisah secara fisik (bukan hanya berbeda partisi dalam drive fisik yang sama) seperti hard drive eksternal, Zip disk, CD-RW dll
  • Jalankan Scandisk dan Defragmentasi setidaknya sebulan sekali. Hal ini akan menjaga hard drive agar tetap baik dan mencegah crash.
  • Jangan cabut perangkat atau peripheral dari komputer ketika sedang menyala. Mencabut ketika komputer sedang menyala dapat mengakibatkan hubungan singkat pada soket konektor atau motherboard. Satu-satunya pengecualian adalah jika anda menggunakan peripheral “hot pluggable”
  • Sisakan setidaknya 300MB pada drive C: untuk digunakan oleh Windows. Jika menggunakan Windows XP atau Vista maka sediakan space kosong di drive C: sekitar 400-600 MB. Hapus program aplikasi yang tidak diperlukan dengan menggunakan ADD/Remove pada panel control Windows untuk mengurangi pemakaian space. Program aplikasi seperti CCleaner juga dapat dipakai untuk menghapus file temporary, registry yang tidak terpakai secara aman.
  • Periksa dan kurangi program aplikasi yang di load secara otomatis saat start-up Windows. Program aplikasi seperti ini menggunakan memory dan Windows Resources. Program seperti ini biasanya juga akan terlihat pada Windows System Tray (di bagian kiri bawah layar). Konfigurasikan agar program tidak dimuat dalam daftar start-up Windows, untuk program lain yang berjalan pada mode Background dapat dilihat dengan menekan tombol Ctrl + Alt + Delete secara bersamaan. Untuk me-non-aktifkan program tersebut Anda dapat menggunakan utility seperti SysInternals AutoRun.
  • Gunakan dan lakukan pemeriksaan komputer dengan program antivirus secara teratur. Perlindungan terbaik adalah pemantauan real-time dari program antivirus. Berikutnya adalah gunakan virus checker online seperti Housecall disediakan oleh Trend Micro.
  • Program firewall juga penting untuk membatasi akses dari dunia luar menuju ke sistem anda. Beberapa firewall juga dilengkapi dengan fitur alarm yang akan memberitahukan kepada anda bila ada aktivitas mencurigakan pada sistem yang Anda gunakan.
  • Ketika anda membeli peripheral atau perangkat lunak baru biasanya Anda juga mendapatkan CD berisi driver dan program aplikasi untuk menunjang dan dibutuhkan dalam penggunakan perangkat baru tersebut. Jika karena satu dan lain hal Anda harus menginstall ulang Windows, maka Anda akan membutuhkan driver dan aplikasi tadi. Oleh karena itu simpan baik-baik CD instalasi ditempat yang aman dan mudah diingat. Anda tidak akan pernah tau, kapan Anda akan membutuhkannya. Cara lain yang dapat digunakan adalah dengan menyatukan dan meng-copy semua file instalasi & driver kedalam media lain seperti USB Flash drive atau Harddisk external yang anda simpan secara khusus untuk keperluan instalasi ulang.
Sumber Klik Disini